Properly understood, the term "profit" in economics refers ultimately to the gain from exchange.
Every voluntary exchange is expected by the exchanging parties to yield a surplus in the sense
that the satisfaction received is greater than the satisfaction foregone. That surplus is profit in the
broadest sense.(1) We can use the term subjective to characterize this surplus since satisfaction is
a subjective notion. The satisfaction that you receive from a good or service differs from that
received by someone else in a way that we cannot measure. The exchanging parties can calculate
the surplus in money terms and they may announce how much satisfaction they believe they
received in these terms. However, they may also choose not do so. In any case, their
announcements need not correspond to their subjectively-perceived satisfaction.
Selasa, 31 Maret 2015
Profit, Entrepreneurship, Material Capital and Equality
Profit in the Broadest Sense -- Subjective Profit
Materi Kewirausahaan
A. Hakikat dan Konsep Dasar Kewirusahaan
Kewirausahaan pertama kali
muncul pada abad 18 diawali dengan penemuan-penemuan baru seperti mesin
uap, mesin pemintal, dll. Tujuan utama mereka adalah pertumbuhan dan
perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Keuntungan dan
kekayaan bukan tujuan utama.
Secara sederhana arti
wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani mengambil
resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan Berjiwa berani
mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani memulai usaha,
tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam kondisi tidak
pasti. (Kasmir, 2007 : 18).
Pengertian , Tujuan dan Teori Kewirausahaan
Pengertian Kewirausahaan
Secara harfiah Kewirausahaan terdiri atas kata
dasar wirausaha yang mendapat awalan ked an akhiran an, sehingga dapat
diartikan kewirausahaan adalah hal-hal yang terkait dengan wirausaha.
Sedangkan wira berarti keberanian dan usaha berarti kegiatan bisnis yang
komersial atau non-komersial, Sehingga kewirausahaan dapat pula
diartikan sebagai keberanian seseorang untuk melaksanakan suatu kegiatan
bisnis.
Kewirausahaan
Kewirausahaan
Kewirausahaan
atau Wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan
membawa visi ke dalam kehidupan.Visi tersebut bisa berupa ide inovatif,
peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu.Hasil akhir dari
proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.
Ciri-ciri dan Sifat kewirausahaan
Untuk dapat mencapai tujuan yang diharapkan, maka setiap orang
memerlukan ciri-ciri dan juga memiliki sifat-sifat dalam kewirausahaan.
Ciri-ciri seorang wirausaha adalah:
- Percaya diri
- Berorientasikan tugas dan hasil
- Berani mengambil risiko
- Kepemimpinan
- Keorisinilan
- Berorientasi ke masa depan
- Jujur dan tekun
Langganan:
Postingan (Atom)